Kamis, 02 Juli 2009

Analisis Keuangan Kabupaten Way Kanan

ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH

KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2000-2006

Oleh

SEPTA MUKTAMAR

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Kabupaten Way Kanan. Kemampuan keuangan tersebut diukur dengan tingkat kemandirian keuangan daerah, yaitu melalui analisis Kemampuan Keuangan Daerah (KKD), Derajat Desentralisasi Fiskal dan juga Indek Kemampuan Rutin (IKR). Penelitian ini juga mengukur perkembangan Pendapatan Daerah dan Belanja Daerah, serta pertumbuhan Pendapatan Asli Derah (PAD) selama tahun 2000 – 2006.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, dari tahun 2000 sampai 2006, yaitu data pendapatan daerah, data realisasi pendapatan daerah, data belanja daerah dan data realisasi belanja daerah Kabupaten Way Kanan. Data-data tersebut didapatkan dari Bagian Keuangan Sekretariat Kabupaten Way Kanan. Alat analisis yang digunakan adalah rumus Administratif Dependent Ratio (ADR), rumus laju pertumbuhan PAD, rasio Total Pendapatan Daerah (TPD) terhadap Total Belanja Daerah (TBD), rasio PAD terhadap TPD, dan rasio PAD terhadap belanja rutin.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah Kabupaten Way Kanan masuk ke dalam kelompok kemampuan keuangan daerah rendah yang terlihat dari realisasi pendapatan dan belanja daerah rata-rata di bawah Rp 200 milyar, juga diperoleh hasil melalui Derajat Desentralisasi Fiskal Kabupaten Way Kanan dari 2000–2006 hanya sebesar 1,38 persen dan rata-rata Indek Kemampuan Rutin (IKR) adalah 2,52 persen, sehingga kemampuan keuangan daerah Kabupaten Way Kanan yang berasal dari PAD dalam memberikan kontribusi terhadap realisasi pendapatan dan dalam membiayai pengeluaran rutin adalah sangat kurang.

Kata Kunci : kemampuan keuangan daerah, derajat desentralisasi fiskal, indeks

kemampuan rutin


Info Lebih Lanjut: http://digilib.unila.ac.id